Jumat, 22 Februari 2008

Demi

Demi nama langit dan bumi, kamu telah mengisi sebuah ruang di hatiku yang tak pernah tersentuh. Aku pernah coba menolaknya, tapi kamu hadir seperti peluru; menembus dada menggebu-gebu. Kini aku pengin kamu selalu ada di situ. Aku ingin ruang itu ditumbuhi bunga-bunga yang setiap kali akan aku rindu, karena kamu adalah permata yang tak pernah kujumpai di semua ranah. aku sayang kamu, teramat sungguh...

0 komentar: